Puisi

 

Surga Dunia
Ketika senyum terlukis akan surga dunia
Mengembang menyeruakkan tawa
Tiada henti tuk terus merasakan euforia
Mata hati ini telah lupa beribadah
Hanya punya rasa tuk merasakan kenikmatan duniawi
Tanpa ku sentuh sedikitpun kewajibanku
Bodohnya, malangnya aku
Insyaf
Mataku terbuka lebar
Bedug subuh telah berbunyi
Insyaf akan kewajiban akupun bangun
Tahukah engkau kenapa aku insyaf?
Dosa telah mewarnai hidup
Bagai banyak bintang yang menerangi malam
Tak mau terus hidup dalam kegelapan malam
Aku coba berbalik tuk hari terang hidupku
Angin
Aku rindu akan hembusan anginMu
Sejuk dan segar
Yang slalu membawa rasa akan rahmatMu
Menyejukkan hati dan membawa rasa bahagia
Dendang islami
Dendang beriringan tabuh rebana
Nyanyian alam penyejuk hati
Berdakwah dalam musik islami
Dendang islam tabuh rebana
Salawat badar mengalun syahdu
Hatipun turut menyanyi
Meskipun telah usai syair
Alunannya masih terasa di lubuk hati
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s